Posisi saat ini: Rumah / Pesan / Bilqis Fatimah Azzahra, Gelandang Asal Lembang yang Mengejar Mimpi ke Timnas Indonesia Putri

Bilqis Fatimah Azzahra, Gelandang Asal Lembang yang Mengejar Mimpi ke Timnas Indonesia Putri

Penulis:Wartawan Olahraga Tanggal:2025-11-29 19:30:02
Dilihat:0 Pujian
Pesepak bola putri belia asal Bandung, Bilqis Fatimah Azzahra, saat tampil di Hydroplus Soccer League. (Bola.com/Erwin Snaz)

Bandung - Sejak kecil, Bilqis Fatimah Azzahra sudah akrab dengan permainan sepak bola di kampung halamannya, kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Ayahnya, bukan seorang atlet tetapi pecinta sepak bola sejati, menjadi sosok pertama yang mengenalkannya kepada sepak bola yang kini menjadi bagian terpenting dalam hidupnya.

Dari situ benih kecintaan itu tumbuh. Pada usia enam tahun, Bilqis Fatimah Azzahra sudah sibuk menggiring bola, berusaha mengikuti jejak ayahnya yang kerap mengajaknya bermain sepak bola.

Ketertarikan itu bukan sekadar hobi singkat. Semakin besar, semakin kuat pula tekadnya untuk menekuni dunia yang masih didominasi oleh laki-laki.

Bergabung dengan tim sepak bola putri Goal Aksis, Bandung menjadi titik balik. Di sana, bakatnya terasah, dan sosok Bilqis mulai mencuri perhatian lewat kontribusinya sebagai gelandang.

“Dari kecil memang saya suka sepak bola. Ayah yang bikin tertarik. Dia suka main bola, terus saya ikut. Jadi sejak umur enam tahun sudah main,” tutur Bilqis saat ditemui di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Sabtu (29/11/2025).


Punya Idola dan Mimpi Besar

Pesepak bola putri belia asal Bandung, Bilqis Fatimah Azzahra, saat tampil di Hydroplus Soccer League. (Bola.com/Erwin Snaz)

Sebagai seorang gelandang, Bilqis banyak belajar dari idola-idolanya. Dari dunia internasional, ia mengagumi sosok Cristiano Ronaldo yang terkenal dengan kedisiplinan dan determinasi. Dari dalam negeri, ia menjadikan Thom Haye, gelandang Persib, sebagai panutan.

“Saya suka mereka karena posisinya sama sebagai gelandang dan mainnya juga simpel,” ujarnya sambil tersenyum malu-malu.

Kini, di usia 13 tahun, mimpi Bilqis semakin jelas, ia ingin suatu hari nanti mengenakan seragam Timnas Indonesia Putri.

“Saya ingin terus berkembang. Kalau bisa sampai seleknas atau lolos timnas,” katanya penuh harapan.

Turnamen Hydroplus Soccer League menjadi salah satu wadah penting baginya untuk menunjukkan kemampuan. Dalam laga melawan Patriot Putri, Bekasi, tim Goal Aksis menang telak 6-0.

Dari enam gol itu, empat di antaranya lahir berkat umpan matang Bilqis, sebuah bukti nyata bahwa ia bukan sekadar pemain muda, tetapi juga motor serangan timnya.

“Senang dan bersyukur bisa menang. Ini liga pertama bagi kami di turnamen ini, jadi kami sangat antusias,” ujar Bilqis.


Bekerja Keras untuk Mengejar Mimpi

Pesepak bola putri belia asal Bandung, Bilqis Fatimah Azzahra. (Bola.com/Erwin Snaz)

Bilqis menyadari tantangan ke depan tidak akan mudah, terutama menghadapi tim-tim kuat seperti Saswco dan Mojang Priangan. Namun, hal itu justru membuatnya semakin bersemangat.

Agar target menjadi juara dan lolos ke tingkat nasional tercapai, intensitas latihan pun meningkat.

“Biasanya dua sampai tiga kali seminggu. Sekarang kami latihan empat kali,” jelasnya.

Pada usia yang begitu muda, Bilqis sudah menunjukkan kedewasaan dalam bermain maupun bermimpi. Dari lapangan rumput di Lembang hingga panggung liga putri, langkahnya terus melaju. 

Ia pun berharap suatu saat nanti jersey Timnas Indonesia Putri ada namanya tertulis Bilqis Fatimah Azzahra.

Komentar

Kirim komentar
Galat kode pemeriksaan, silakan masukkan kembali
avatar

{{ nickname }}

{{ comment.created_at }}

{{ comment.content }}

IP: {{ comment.ip_addr }}
{{ comment.likes }}